Bagaimana AI Mengelola Desain dan Optimasi Jaringan Transportasi
Desain jaringan transportasi adalah salah satu keputusan strategis yang berdampak besar pada biaya. Lokasi pusat distribusi Anda, jalur yang menghubungkan ke pelanggan dan pemasok, moda transportasi yang digunakan pada setiap jalur, dan strategi konsolidasi pengiriman semuanya berinteraksi untuk menentukan total biaya logistik dan kapabilitas layanan Anda.
Sebagian besar perusahaan jarang meninjau desain jaringan mereka, jika pernah sama sekali. Jaringan dikonfigurasi bertahun-tahun lalu berdasarkan kondisi yang telah berubah, dan inersia operasional yang ada mempertahankannya. Optimasi jaringan AI menjadikannya praktis untuk mengevaluasi dan menyempurnakan desain jaringan secara berkesinambungan.
Pemodelan Total Biaya
Desain jaringan AI dimulai dengan model biaya komprehensif yang mencakup transportasi inbound dari pemasok ke fasilitas, transportasi outbound dari fasilitas ke pelanggan, biaya operasional fasilitas (yang bervariasi menurut lokasi), biaya penyimpanan inventaris (yang bergantung pada berapa banyak fasilitas yang Anda operasikan dan bagaimana inventaris didistribusikan), dan implikasi layanan dari berbagai konfigurasi (kecepatan pengiriman ke lokasi pelanggan).
Model menangkap trade-off di antara elemen-elemen biaya ini. Menambahkan pusat distribusi mengurangi jarak transportasi outbound tetapi meningkatkan biaya fasilitas dan berpotensi meningkatkan total inventaris. Mengonsolidasikan ke fasilitas yang lebih sedikit mengurangi biaya fasilitas tetapi meningkatkan transportasi outbound. AI mengevaluasi trade-off ini di seluruh ribuan kemungkinan konfigurasi untuk mengidentifikasi desain yang meminimalkan total biaya pada tingkat layanan yang dibutuhkan.
Analisis Skenario
Alat jaringan AI mendukung evaluasi skenario yang cepat. Bagaimana jika Anda menambahkan DC di Tenggara? Bagaimana jika Anda menutup DC terkecil dan mendistribusikan ulang volumenya? Bagaimana jika pelanggan besar memindahkan lokasi penerimaan mereka? Bagaimana jika biaya bahan bakar meningkat 30 persen?
Setiap skenario menghasilkan analisis biaya lengkap yang menunjukkan dampak pada setiap elemen biaya dan perubahan yang dihasilkan dalam metrik layanan pelanggan. Kapabilitas skenario yang cepat ini memungkinkan perusahaan mengevaluasi lebih banyak opsi dibandingkan studi jaringan tradisional, yang biasanya merupakan keterlibatan konsultasi mahal yang mengevaluasi sejumlah skenario terbatas yang telah ditentukan sebelumnya.
Analisis Pola Permintaan
Desain jaringan harus mencerminkan tempat permintaan sebenarnya berada, dan pola permintaan bergeser seiring waktu. AI menganalisis data order pelanggan untuk mengidentifikasi bagaimana permintaan didistribusikan secara geografis, bagaimana permintaan telah bergeser seiring waktu, dan di mana diproyeksikan akan tumbuh. Jaringan yang dirancang berdasarkan pola permintaan 2020 mungkin tidak optimal untuk permintaan 2026 jika telah terjadi pergeseran signifikan.
Optimasi Moda di Dalam Jaringan
Selain lokasi fasilitas, AI mengoptimalkan moda transportasi yang digunakan pada setiap jalur. Beberapa jalur adalah kandidat untuk kereta intermodal. Beberapa dapat memanfaatkan konsolidasi LTL. Beberapa membutuhkan layanan truckload khusus. Bauran moda optimal bergantung pada volume, persyaratan waktu transit, biaya, dan keandalan untuk setiap jalur tertentu.
AI mengevaluasi opsi moda untuk setiap jalur dalam jaringan dan merekomendasikan bauran yang meminimalkan biaya transportasi sambil memenuhi persyaratan layanan. Optimasi moda ini dapat mengurangi pengeluaran transportasi sebesar 5 hingga 15 persen bahkan tanpa mengubah lokasi fasilitas.
Untuk informasi lebih lanjut tentang bagaimana AI membentuk strategi logistik, lihat analisis logistik dan transportasi FirmAdapt.